Indonesia dan Tanah Lahirku

By Kaosbaba.id - Selasa, Agustus 30, 2016

Indonesia,Ketika terlalu banyak melihat dunia luar banyak yang lupa bahkan meremeh temehkan negeri atau daerahnya sendiri, Indonesia Hadir dengan keindahan yang merata, disetiap sudut negeri pasti ada keindahan yang terselip diantara kemajemukan sudut yang lain.

Indonesia itu Indah,Jangan dirumah saja

Saya Setuju dengan quote tersebut,akan tetapi kemampuan eksplorasi dari diri masing - masing itu berbeda.

Mainlah yang jauh Nak,jangan lupakan negeri-mu
Ungkapan tersebut seketika menghantui pemikiran dilematis yang selama ini tertanam dalam bahkan sejak kecil.

Sekolah - Belajar biar pintar - kuliah - kerja dapat uang
Padahal jauh lebih penting dari itu ada lingkungan yang butuh perhatian, malu rasanya melupakan negeri sendiri dengan ke-egoisan diri sendiri serta intervensi dari hingar-bingar dan ke royalitasan ibukota.

Jadilah orang kampung yang Nasionalis
Mungkin tidak banyak yang mengerti apa maksud kalimat "jadilah orang kampung yang nasionalis", tanpa mendiskreditkan orang kota, begini , banyak unsur yang sudah dihilang di kota, contoh sebut saja Jakarta, karena banyak yang berubah baik dari tatanan kota,hubungan masyarakat,mata pencaharian,sampai ke kehidupan malam membuat jakarta ini menjadi kota yang tidak enak lagi untuk di cinta, Sehingga banyak masyarakat jakarta pada akhir pekan yang keluar dari jakarta untuk mencari kenyamanan di kota lain atau sekedar menghilangkan penatnya di ibu kota.

Akan tetapi , Jakarta teteap memiliki keIndahan dibalik hingar bingarnya, sebut saja monas,kota tua,taman mini , Itulah mengapa Indonesia itu Indah.

Indah itu adalah melihat tempat terdekat dengan diri sendiri, ketika kita dapat menikmati tempat terdekat dengan diri kita sendiri.


Tanah Lahirku, Saya dilahirkan dipinggir kota,tentu dengan kemajemukan masyarakat yang mirip mirip dengan ibukota,akan tetapi masih memiliki keindahan  desa dengan adat istiadat yang masih  kuat, kampung babakan ini secara administratif berada di desa sukamekar kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi.

Jarak tanah kami dengan kota tidak lebih dari 30 km, tetapi telepon rumah,jaringan 4G/LTE ,saluran TV berbayar, fiber optic bahkan Jasa pengiriman JNE pun belum mampu menembus daerah kami. Apa kami Menderita? Sama Sekali tidak, Kami yang sangat mencintai tanah ini sangat merasa bersyukur dengan keterbatasan itu. Disini kami masih bisa menghirup udara segar di pagi,siang sore tanpa adanya polusi - polusi dari truk - truk besar, masih bisa mendengar kicauan burung di alam bebas,masih bisa mendengar suara ayam di waktu fajar, dan melihat keindahan langit di malam hari tanpa adanya polusi cahaya dari mercusuar.


Lalu apa yang akan kami Lakukan? Tunggu Kami!!!

Aku lebih suka lukisan samudra yang gelombangnya menggebu-gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram


  • Share:

You Might Also Like

0 komentar