Wanita Bercadar dalam Pandangan Bias

By Kaosbaba.id - Rabu, Agustus 31, 2016

Melihat seorang wanita keluar dengan cadarnya menimbulkan pelik yang beragam,termasuk diri saya sendiri menanggapinya, perempuan ini aneh sekali,menutup tubuhnya dengan pakaian yang menutup seluruh tubuhnya kecuali mata, di siang bolong begini apa tidak panas?

Cadar bukanlah pakaian yang asing bagi muslim,lalu mengapa terlihat asing di negeri kita ?
Saya tinggal di wilayah yang mayoritas agamanya adalah “islam”,komentar negatif dan menganggap wanita bercadar itu “ Aneh “ selalu mendominasi, saya sendiri tidak akan membahas dalil dalil tentang perintah atau larangan itu, tapi dalam Islam perintah menutup aurat itu “wajib” dan ghibah dan suudzon itu dosa,itu yang saya tahu dan saya pahami.
Selama ini setan menggoda manusia sampai ke titik penghabisan, sifat manusia dengan kedangkalannya juga sangat memudahkan setan untuk menggoda manusia, dalam pandangan saya itu jelas ada,setan benar benar ada dan benar benar jelas dapat kita rasakan, Lalu apa hubungannya?

Rani adalah seorang putri sulung dari keluarga Petani di Bekasi,, sekarang selalu jadi buah bibir ketika Rani terlihat keluar rumah dengan cadarnya, 3 bulan sudah ia memakai cadar dalam kesehariannya, semua berjalan normal di kehidupannya,tidak ada yang aneh, yang aneh justru para tetangga yang mencibirnya dengan beranggapan Rani menyimpang dari agama yang mendominan di sekitar rumahnya
Dalam pandangan lelaki ada tiga Hal yang menarik buat saya bahas yaitu :
  •     Aurat , aurat seorang wanita itu seperti dentuman super- sonic  yang cukup membuat nafsu seorang pria bergetar, sebegitu cepatnya pandangan pria saat melihat aurat, saya sebagai laki laki tulen tentu tertarik dengan wanita yang memperlihatkan auratnya, tetapi ketertarikan itu bukan tertarik akan si wanitanya,tertarik karena nafsu, nafsu yang secara alamiah hadir di laki laki, nafsu yang sifatnya mengarahkan dan membawa kita ke perbuatan yang disukai setan dan dibenci Allah swt, ada yang berpendapat bahwa tergantung laki – lakinya seperti apa,mata keranjang atau bukan,shaleh tidak atau apapun itu,yang jelas laki laki melihat aurat wanita nafsu itu normal, beda mata keranjang dengan laki laki normal,bukankah laki – laki harus menjaga pandangan dan kemaluannya? Nah itu bedanya Laki – laki BerIman sama laki laki mata keranjang, beda cara menanggapinya, lalu apa keharusan seorang wanita? Yha,menutup aurat,supaya mempersempit celah setan untuk menggoda kami para lelaki.Balance!!!!!
  •  .   Hubungan Wanita dengan Sang Pencipta (Istiqomah), Sebagai seorang laki – laki normal disinilah saya bangga melihat wanita – wanita yang senantiasa menutup auratnya, Sungguh sempurna kecantikan wanita yang menutup auratnya, karena kita seorang pria tidak akan khawatir dengan segala perbuatan si wanita ,karena telah terlindungi dengan pakaiannya,setidaknya niat dalam hatinya juga yang menjaga hatinya tetap istiqomah, dia bertahan menghadapi cibiran,menghadapi hinaan,dan anggapan aneh orang orang sekitarnya, saya melihat itu sesuatu yang luar biasa, langka?sudah pasti langka , karena dalam ebberapa bahasan wanita juga disebut sebagai racun dunia,penggoda setelah harta dan tahta. Saya melihat keteguhan hati yang dalam,kekuatan cinta yang tulus dan penyerahan dirinya kepada sang pencipta sehingga membawa dirinya kepada kebaikan. Meski Hati manusia sangat mudah di bolak – balik.
  •      Manusia dan manusiawi, ini yang menurut saya banyak orang mendewakan diri sendiri,tidak sadar akan siapa dirinya dan mengagung-agungkan kemampuan dan kewibawaannya didunia. Dengan kesombongan menganggap dirinya tuhan dan mempertanyakan Hak Manusiawinya sebagai manusia tanpa mempertanyakan kewajibannya kepada Tuhan, Lupa akan kemampuan tuhan membinasakannya tanpa sadar bahwa kita takkan mampu membinasakkan Tuhan? Diluar sana diperdebatkan seorang wanita tentang hijabnya,tentang hak nya sebagai manusia. Seorang wanita yang taat menutup auratnya dalam hal apapun pasti terlihat “ terhormat” dibandingkan wanita dengan keseronokannya berpakaian?bukan kah hak nya untuk dihormati itu terpenuhi? Atau hak inigin dihormati sebagai wanita pemuas nafsu?


Bukankah lidah, bibir, hidung dan wajah wanita dapat menimbulkan arus syahwat yang mampu menghanyutkan lelaki hingga bermuara pada lautan zina ?  Sehingga, Terlepas dari wajib atau tidaknya hukum memakai cadar, saya ingin katakan bahwa behentilah mempermudah pekerjaan syetan, bukankan dengan bercadar maka kaum hawa sudah membentengi dirinya dari zina ?

Wanita yang bercadar itu adalah wanita dengan niat terbaik dengan niat istiqomah terhadap Allah swt, sebagai laki laki saya bangga melihatnya,bahkan berharap suatu saat istri saya juga istiqomah dengan niat lilahi taala, tapi saya tidak akan memaksa nya untuk melakukannya, sekarang  saya sangat bersyukur karena istri saya telah menutup aurat dan menjaga kehormatan keluarga,meski belum bercadar.(IMHO)




  • Share:

You Might Also Like

0 komentar